Connect with us

9 Bumbu Dapur Paling Mahal Di Dunia

Gaya Hidup

9 Bumbu Dapur Paling Mahal Di Dunia

[Total: 1    Average: 5/5]

Nawadunia.com Bumbu dapur merupakan salah satu bahan yang diperlukan dalam proses memasak agar dapat menghasilkan cita rasa makanan yang khas. Jahe, kunyit, lada, daun salam merupakan salah satu jenis bumbu yang sering kita gunakan sehari hari. Harga bumbu dapur pun beragam, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah perkilogramnya.

Cengkeh

Hasil gambar untuk cengkeh

Di daftar ke 9 bumbu masak termahal di dunia terdapat cengkeh. Semenjak abad pertengahan cengkeh sudah digunakan sebagai bahan obat obatan maupun keperluan memasak. Cengkeh merupakan rempah rempah asli yang berasal dari kepulauan maluku Indonesia. Cengkeh berasal dari tunas pohon Caryophyllus aromaticus yang kemudian dikeringkan. Selain sebagai bumbu, cengkeh juga digunakan dalam industri rokok.

Harga cengkeh dipasaran berkisan antara 100 hingga 200 ribu rupiah perkilogramnya. Sebagai informasi, Indonesia merupakan produsen cengkeh terbesar di dunia dengan pangsa pasar 70 hingga 80%.

Kapulaga

Hasil gambar untuk kapulaga

Kapulaga merupakan bumbu dapur yang dihasilkan dari biji tanaman Genera elettaria yang masuk dalam keluarga jahe jahean. Kapulaga merupakan tanaman asli yang berasal dari Indonesia, Bangladesh, Bhutan dan India, dengan Guatemala sebagai penghasil kapulaga terbesar di dunia. Kapulaga banyak digunakan sebagai rempah atau bumbu masakan dan juga sebagai campuran jamu atau obat-obatan herbal tradisional. Di Indonesia sendiri kapulaga terdiri dari 2 jenis yaitu kapulaga Jawa dan kapulaga India.

Untuk harganya sendiri, kapulaga India dijual dengan harga 35 ribu per 25 gramnya. Harganya yang lumayan mahal ini dikarenakan proses pengambilannya yang sulit.

Baca Juga : 9 Obat Tradisional yang Sering Digunakan dan Terbukti Berkhasiat

Grains of Paradise “Lada buaya”

Hasil gambar untuk grains of paradise

Grains of Paradise atau yang dikenal juga dengan sebutan lada buaya, masih satu jenis dengan kapulaga. Bumbu yang satu ini berasal dari daerah Ghana, Liberia dan Togo.

Biasanya lada buaya ini digunakan sebagai bumbu masak, terutama masakan Afrika. Untuk 1 kilogram lada buaya ini dijual dengan harga sekitar 1 juta rupiah, jadi tidak salah kalau Grains of Paradise ini dinobatkan sebagai salah satu bumbu dapur yang memiliki harga mahal di dunia.

Daun Jeruk Purut

Hasil gambar untuk daun jeruk purut

Di daftar ke 6 bumbu paling mahal di dunia ini terdapat daun jeruk purut. Jeruk puruk merupakan jeruk nipis liar yang biasa ditemukan di Indonesia dengan bentuknya yang kecil dan teksturnya yang berkerut. Daun jeruk purut biasanya digunakan sebagai bumbu pelengkap masakan seperti soto dan seafood, serta sebagai bahan penyedap sambal.

Untuk harganya sendiri, daun jeruk purut kering dibanderol dengan harga 525 ribu per pnnya.

Jinten Hitam

Hasil gambar untuk jinten hitam

Selain digunakan sebagai bumbu masak, jintan hitam juga digunakan sebagai tanaman obat. Dengan bentuknya berupa butiran biji yang berwarna hitam, jinten hitam ini sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu, terutama di negara negara timur tengah.

Jintan hitam atau yang lebih dikenal dengan sebutan Habbatussauda banyak mengandung beta karoten, pro vitamin A, kalsium, zat besi, sodium, kalium serta 9 asam amino yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Bumbu masak yang satu ini sering digunakan sebagai bahan penyedap makanan, bumbu olahan maupun bisa dijadikan sebagai minuman herbal. Negara Mesir merupakan salah satu negara penghasil jintan hitam terbesar di dunia. Untuk harganya sendiri, jintan hitam dihargai 570 ribu untuk satu ponnya.

Merica Panjang

Hasil gambar untuk merica panjang

Merica panjang atau long pepper banyak digunakan sebagai bumbu masakan di India, pakistan dan Nepal dengan sebutan sebutan pippali. Long pepper memiliki rasa yang sama dengan lada hitam namun lebih sulit ditemukan, merica panjang ini memiliki harga sekitar 675 ribu untuk 1 pon. Merica atau lada panjang ini banyak ditanam di negara Malaysia, India dan juga nepal dan masuk sebagai salah satu daftar bumbu dapur paling mahal di dunia.

Mahlab

Hasil gambar untuk mahlab

Mahlab merupakan salah satu bumbu yang berbentuk bubuk yang berasal dari biji ceri St. Lucy. Mahlab ini tergolong bumbu yang langka dengan harganya yang bisa mencapai 1 juta rupiah perponnya. Tanaman mahlab ini banyak tumbuh di dataran Eropa Selatan, Mediterania dan Timur Tengah. Awalnya mahlab digunakan sebagai bahan campuran parfum, namun rasanya yang mirip dengan ceri dan almond membuatnya bisa digunakan dalam pembuatan kue dan roti.

Vanili

Hasil gambar untuk vanili

Vanili merupakan bumbu dapur termahal ke 2 didunia setelah saffron dengan harga mencapai 9 juta rupiah perkilogramnya. Harganya yang mahal ini bahkan lebih mahal dari harga perak sehingga mendapat predikat sebagai salah satu rempah rempah termahal di dunia. Vanili berasal dari buah tanaman Vanilla planifolia. Negara penghasil vanili terbesar di dunia adalah Madagaskar, disusul Meksiko serta Tahiti. Vanili banyak digunakan sebagai pengharum kue serta makanan.

Saffron

Hasil gambar untuk saffron

Dan gelar bumbu dapur paling mahal di dunia jatuh kepada Saffron. Dengan harganya yang mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah perkilogramnya, menjadikan saffron bahkan lebih mahal dari harga emas. Saffron berasal dari bunga crocus sativus atau yang biasa disebut saffron crocus dan banyak di tanam di negara Prancis, Iran, Yunani, Maroko dan India. Kenapa harga saffron bisa sangat mahal ? Hal ini dikarenakan betapa sulitnya untuk mendapatkan saffron ini. Bayangkan saja, untuk mendapat 1 ons saffron dibutuhkan 1000 bunga, dan 1 bunga hanya memproduksi 3 benang saffron, ditambah bunganya hanya mekar selama satu minggu setiap tahunnya dan harus dipanen ketika masih pagi dimana bunganya masih tertutup untuk melindungi stigma (benang halus saffron) di dalamnya.

Dengan bentuk yang halus dan harum, serta rasa yang sedikit manis, saffron banyak digunakan sebagai bumbu masakan seperti makanan tachin dan pilaf yang berasal dari Persia. Safron juga temasuk kedalam sala

Sumber : raffapedia.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Gaya Hidup

To Top