Connect with us

9 Komoditas Ekspor Indonesia Yang Paling Dicari

Ekonomi

9 Komoditas Ekspor Indonesia Yang Paling Dicari

[Total: 0    Average: 0/5]

Perkembangan tren perdagangan ekspor Indonesia tentu saja salah satunya di sebabkan karena adanya beberapa komoditi atau produk yang bervariatif serta memiliki daya saing baik itu dari segi kualitas maupun harganya dan juga menjadi komoditas andalan bagi ekspor Indonesia ke manca negara.

Manfaat dari Ekspor adalah dapat mendorong berkembangnya kegiatan industri, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan perekonomian rakyat. Untuk itu, kita perlu mempelajari tentang Ekspor dan pertukaran barang mulai dari segi peraturan atau regulasi di kepabeanan, shipping maupun perbankan. Hal-hal tersebut tentu saja sangatlah saling berkaitan. Berikut merupakan Komoditas Utama Ekspor Indonesia.

1. Textile and Product Textile

Industri tekstil dan produk tekstil Indonesia merupakan salah satu industri yang memiliki prospektif yang cukup cerah. Selain itu, Industri TPT tersebut sangatlah di prioritaskan untuk dikembangkan didalam negeri.

Mengapa demikian? karena Sektor manufaktur tersebut memiliki peran yang strategis dalam perekonomian nasional yaitu selain sebagai penyumbang devisa negara, menyerap tenaga kerja dalam jumlah cukup besar, dan ternyata juga sebagai industri yang diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sandang nasional.

Saat ini meskipun industri TPT menempati ranking 3 ekspor nasional dan menyerap tenaga kerja hingga 2,79 juta orang dengan hasil produksi yang mampu memenuhi 70- 75% kebutuhan sandang dalam negeri. Cukup luar biasa bukan?

2. Elektronik

Selain Textile dan Porduk Textile ( TPT ), ternyata salah satu produk unggulan ekspor Indonesia adalah Produk Elektronik. Produk elektronik berbasis industri manufaktur ini mencatatkan perdagangan pada rentang waktu Januari-Agustus 2015 sebanyak USD 500,704,809 atau sekitar 6,76 Triliun Rupiah, nilai yang sangat besar bukan?

Dengan demikian, sebgaian besar hasil dari sektor manufaktur berbasis elektronika tersebut sering diekspor ke beberapa negara utama tujuan ekspor yaitu seperi Singapura, Pilipina, dan Malaysia.

Selain itu beberapa komoditi elektronik Indonesia yaitu seperti penerima sinyal untuk televisi dan panel elektronika juga telah masuk ke negara tujuan ekspor seperti : Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Hongkong, RRT, Jerman, Malaysia, Belanda, Korea Selatan, Filipina, Prancis, Thailand, India, Australia, Uni Emirat Arab, Inggris, Taiwan, Vietnam, Belgia, Italia. Sungguh luar biasa bukan negara kita ?

3. Karet dan Produk Karet

Indonesia dikenal sebagai produsen karet terbesar kedua di dunia setelah negara gajah putih ( Thailand). jumlah suplai karet alam Indonesia tenyata merupakan hal yang penting untuk pasar global. Sejak tahun 1980an, industri karet Indonesia telah mengalami pertumbuhan produksi yang stabil.

Kebanyakan hasil produksi karet alam negara kita ini sekitar 80% diproduksi oleh para petani kecil. Oleh karena itu, perkebunan Pemerintah dan swasta memiliki peran yang kecil dalam industri karet domestik. Kebanyakan produksi karet Indonesia berasal dari Aceh, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Barat.

Tahukah anda, bahwa hampir sekitar 85% dari produksi karet Indonesia diekspor ? Hampir setengah dari karet yang diekspor ini dikirimkan ke negara-negara Asia lain, diikuti oleh negara-negara di Amerika Utara dan Eropa.

4. Sawit dan turunannya

Mungkin anda tidak percaya bahwa bumi ibu pertiwi kita memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa dan bisa membuat negara lain iri bahkan dengki akan kekayaan negara Indonesia. Tahukah anda, Indonesia adalah negara penghasil kelapa sawit dan produk turunannya terbesar nomor satu didunia ?

Industri perkebunan dan pengolahan minyak kelapa sawit adalah industri utama ( key of resource ) bagi perekonomian Indonesia. Mengapa demikian? Ternyata ekspor minyak kelapa sawit adalah salah satu sektor penghasil devisa yang paling besar dan paling penting serta industri ini memberikan kesempatan lowongan kerja bagi jutaan orang Indonesia.

Hampir 70% perkebunan kelapa sawit terletak di Sumatra dan juga berada di pulau Kalimantan. Negara tujuan ekspor produk sawit dan turunannya adalah : Rusia, Jepang, China, Bangladesh, India, Pakistan, Singapore, dan lain- lainnya.

5. Produk Hasil Hutan

Komoditi unggulan ekspor Indonesia selanjutnya ialah Produk Hasil kehutanan, dimana industri kehutanan Indonesia ini merupakan salah satu kontributor terhadap pendapatan pemerintah. Hasil alam yang satu ini adalah produk domestik bruto dan perolehan devisa juga lho sahabat Mister Exportir.

Keanekaragaman produk furnitur dan kerajinan Indonesia memiliki keunggulan komparatif baik dari segi desain yang unik maupun legalitasnya karena dilengkapi dengan sertifikasi environmental-friendly and trade sustainability. Salah satu sertifikat penting yang perlu dimiliki oleh para eksportir produk kayu adalah sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) atau V-legal kayu.Sertifikat ini menjamin legalitas kayu dan produk perkayuan Indonesia yang dipasarkan di mancanegara. Selain itu dengan sertifikat ini, importir juga dapat memantau langsung lacak kayu yang dimaksud. kelompok panel / woodworking masih mendominasi ekspor produk industri kehutanan.

6. Alas Kaki

Lagi- lagi komoditi unggulan ekspor non migas kini menggemparkan kita semua. Tahukah anda sahabat Mister Exportir, bahwa Indonesia merupakan salah satu dari lima negara eksportir alas kaki terbesar di dunia ?

Oleh karena itu, sektor ini merupakan aset penting untuk industri manufaktur Indonesia ( selain menghasilkan devisa, juga dapat menyediakan lapangan kerja bagi banyak orang). Ternyata, negara Importir terbesar alas kaki ‘’ made in Indonesia’’ adalah Amerika Serikat, China dan Belgia.

Pemain global yang besar, seperti Nike Inc dan beberapa perusahaan dari China dan Korea Selatan, memiliki fasilitas produksi di Indonesia karena biaya tenaga kerja di negara ini rendah. Namun, upah minimum telah naik pesat dalam beberapa tahun terakhir, melemahkan daya tarik investasi di industri sepatu.

7. Otomotif

Komoditi unggulan selanjutnya kini datang dari sektor Industri otomotif Indonesia yang telah lama menjadi sebuah pilar penting dalam sektor manufaktur negara ini karena banyak perusahaan mobil yang terkenal di dunia membuka (kembali) pabrik-pabrik manufaktur atau meningkatkan kapasitas produksinya di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini.

Indonesia memiliki industri manufaktur mobil terbesar kedua di Asia Tenggara (setelah Thailand). Industri otomotif di Indonesia, disamping memproduksi mobil dan suku cadang kendaraan bermotor untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, juga dipasarkan ke pasar internasional, baik untuk kebutuhan pasar suku cadang pengganti (replacement market/REM) maupun OEM.

Hasil produksi dari industri otomotif Indonesia memiliki negara tujuan ekspornya tersendiri seperti Amerika Serikat, Belgia, Jerman, Inggris, Belanda, Italia, Jepang dan lain- lainnya.

8. Kopi

Sepertinya tidak ada kata lain yang ingin disampaikan untuk menggambarkan kekayaan hayati alam Indonesia. Indonesia sudah lama mendapatkan predikat sebagai negara produsen dan eksportir kopi paling besar di dunia dengan mengekspor kopi yang memiliki kualitas terbaik se-jagat raya.

Kebanyakan hasil produksinya adalah varietas Arabika dan Robusta yang berkualitas super dan kualitas rendah. Selain itu, Indonesia juga terkenal karena memiliki sejumlah kopi khusus seperti ‘kopi luwak’ (dikenal sebagai kopi yang paling mahal di dunia).

Akan tetapi yang menjadi pekerjaan rumah bagi kita dan pemerintah Indonesia pada umumnya adalah, kita harus lebih mengoptimalkan pasar ekspor bagi produk kopi kita ke manca negara dan memfasilitasi para eksportir kopi di seluruh nusantara. Yang penting tetap semangat ya sahabat Mister Exportir.

9. Batu Bara ( Thermal Coal / Antrachite Coal )

Tahukah anda bahwa kini Indonesia menempati negara yang memiliki cadangan batu bara terbesar dan memiliki kualitas terbaik di dunia ?

Ternyata tidak bisa di elakkan bahwa kini sangat banyak terdapat perusahaan atau industri pertambangan batu bara di Indonesia baik itu miliki swasta maupun milik BUMN Indonesia. Sektor pertambangan batu bara kini telah menggeliat dan mengepakkan sayapnya ke luar negeri.

Nilai transaksi ekspor batu bara juga melesat hingga 12,9 milyar US Dollar atau setara dengan 165 triliun rupiah lebih per 2016-2017 dan ini akan sangat membantu perekonomian negara dari segi devisa dan penyerapan tenaga kerja lokal. Sungguh sangat luar biasa bukan?

Sumber : www.misterexportir.com

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. Avatar

    Samuel Christian

    January 14, 2020 at 7:46 am

    Nice Kaka…. 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

To Top