Connect with us

Hanya Dengan Bambu Saja Bisa Berubah Menjadi 9 Alat Musik Ini

Budaya

Hanya Dengan Bambu Saja Bisa Berubah Menjadi 9 Alat Musik Ini

Hanya Dengan Bambu Saja Bisa Berubah Menjadi 9 Alat Musik Ini

[Total: 0    Average: 0/5]

Bambu adalah tanaman jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya. Di dunia ini bambu merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat dan juga memiliki banyak tipe. Tanaman ini memiliki banyak sekali manfaat, bisa dijadikan alat transportasi yaitu rakit, bisa dijadikan jembatan dan banyak lagi deh. Nah ada salah satu manfaat dari bambu yang paling unik nih yaitu bambu bisa dijadikan alat musik juga loh. Kalian Ingin tau? Inilah 9 alat musik yang terbuat dari bambu asli Indonesia menurut Nawa Dunia.

1. Angklung (Jawa Barat)

Angklung merupakan Alat musik kebanggaan Jawa Barat. Alat musik ini sudah dikenal masyarakat Internasional. Bahkan PBB melalui UNESCO telah menetapkan alat musik angklung sebagai alat musik asli Indonesia. Cara memainkannya pun cukup unik hanya dengan cara digoyang saja.

2. Celempung (Jawa Barat)

Celempung adalah alat musik yang terbuat dari bambu/awi gombong. Celempung dilengkapi dengan senar yang dibuat dari sembilu bambu. Alat musik ini tidak dimainkan sendiri melainkan ini sebagai pengatur irama lagu dalam orkestrasi yang dinamakan Celempungan. Cara memainkannya hanya dengan cara dipukul dengan alat pemukul yang dinamakan tarengteng.

3. Rindik (Bali)

Rindik adalah salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Bali. Terbuat dari bambu yang pada nadanya adalah berdasarkan selendro. Alat musik ini di pergunakan pada upacara perkimpoian dan acara pertunjukan yang di kenal dengan nama “Joged Bumbung”.

Baca Juga : 9 Kota Cantik Bagaikan Negeri Dongeng Yang Layak Dikunjungi

4. Sarunai (Sumatra Barat)

Sarunai terbuat dari dua potong bambu yang besarnya tidak sama. potongan bambu yang kecil dapat masuk ke potongan yang lebih besar, fungsinya adalah sebagai penghasil nada. Alat musik Sarunai ini memiliki empat lubang nada. Bunyinya juga melodius. Alat musik khas minangkabau yang satu ini sudah jarang yang menggunakan. Pembuatan alat musik ini cukup sulit dan nada yang dihasilkan juga tidak banyak terpakai.

5. Gamolan (Lampung)

Alat musik menyerupai gamelan yang terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara dipukul ini namanya Gamolan. Gamolan diperkirakan sudah dimainkan masyarakat Lampung kuno sejak abad ke-4 masehi, akan tetapi sampai dengan saat ini banyak masyarakat Lampung yang belum mengetahui dari kekayaan alat musik tradisional ini. Pada awalnya, gamolan terdiri dari 8 tangga nada, yaitu do re mi fa sol la si do pada gamolan kuno. Tapi entah kenapa di gamolan saat ini yaitu gamolan modern hanya terdiri dari 7 tangga nada saja (yang dihilangkan adalah tangga nada fa). Sampai saat ini belum ada yang tau alasannya.

6. Karinding (Jawa Barat)

Karinding dibuat dari bambu dan pelepah kawung. Cara memainkannya adalah dengan menempelkan ruas tengah karinding di depan mulut yang agak terbuka, lalu memukul atau menyentir ujung ruas paling kanan karinding dengan satu jari hingga “jarum/senar” karinding pun bergetar secara intens. Dari getaran/vibra itulah dihasilkan suara yang akan diresonansi oleh mulut. Sehingga suara yang dikeluarkan akan tergantung dari rongga mulut, nafas, dan lidah dari pemainnya.

Baca Juga : 9 Helikopter Militer Yang Paling Canggih Di Dunia

7. Saluang (Sumatra Barat)

Saluang adalah alat musik khas Minangkabau Sumatra Barat. Alat musik ini terbuat dari bambu talang yaitu bambu talang untuk jemuran ataupun bambu talang yang ditemukan hanyut di sungai. Panjang saluang kira-kira 40-60 cm, dengan diameter 3-4 cm. Cara memainkan saluang ini yaitu dengan ditiup, akan tetapi dengan latihan khusus pemain saluang dapat memainkan saluang dengan ditiup dan saat menarik nafas. Sehingga bunyi taluang ini dapat dimainkan dari awal sampai akhir tanpa putus.

8. Sasando (Nusa Tenggara Timur)

Sasando adalah sebuah alat instrumen petik. Instumen musik ini berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. Lalu pada bagian tengah, melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana senar-senar (dawai-dawai) yang direntangkan di tabung, dari atas kebawah bertumpu. Ganjalan-ganjalan ini memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar. Lalu tabung sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. Wadah ini merupakan tempat resonansi sasando.

9. Calung (Jawa Barat)

Calung adalah alat musik yang berasal dari Sunda yang merupakan prototipe (purwarupa) dari angklung. Apabila angklung dimainkan dengan cara digoyang, alat musik calung dari Jawa Barat ini dimainkan dengan cara memukul batang bambu yang tersusun sesuai dengan laras nada. Alat musik ini dibuat dari bambu hitam (awi wulung) namun ada beberapa yang dibuat juga dari bambu putih (awi temen).

Sumber : https://www.kaskus.co.id/thread/508a820e2c75b43b41000007/13-alat-musik-dari-bambu-asli-indonesia-serba-13/

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Budaya

To Top